Keterkaitan Ilmu Budaya Dasar Dengan sistem Informasi

karya ilmiah ini saya kerjakan untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat dan dalam memenuhi Tugas Ilmu Budaya Dasar

Penulis : Anggun Agustina
Npm : 13109144
Kelas IKA06

Abstraksi

Melihat pentingnya ilmu budaya dasar dalam menjalin hubungan dengan masyarakat , baik dunia bisnis,pendidikan maupun pemerintahan. Untuk itu penyusunan karya ilmiah sayang berjudul “ kertekaitan ilmu budaya dasar terhadap sistem informasi”yang saya susun dengan melihat perkembangan dunia sekarang ini, yang pada dasarnya mereka lebih membangkan budaya asing ketimbang budaya yang dimiliki.

Dan untuk itu peran dunia sistem informasi  ini sangat penting karena pada dasar masyarakat bisa mengakses ilmu yang terkait dengan budaya .Sehinggga tercipta Negara yang dapat mempertahankan, meningkatkan dan menarik simpati bangsa asing guna memperkenalkan budaya asli yang kita miliki kepada masyarakat dunia. Sesungguhnya menurut saya media sistem informasi ini terbukti berpengaruh guna meletarikan budaya yang kita miliki sebab pada era globalisasi ini masyarakat secara umum dapat mengakses informasi seputar budaya melalui media internet dan apa lagi pada zaman sekarang ini telah tercipta sarana sosialisasi melalui facebook dan  dunia blog.

DAFTAR ISI

Abstrak…………………………………………….
BAB I Pendahuluan……………………………………
1.1  Latar Belakang………………………………….
1.2  Tujuan Penulisan………………………………..
1.3  Sasaran Penulisan……………………………….

BAB II. Ilmu Yang Terkait Dengan IBD Dan Sistem Informasi..
2.1  Ilmu Sistem…………………………………….
2.1.1 Pengertian Ilmu sistem………………………….
2.1.2 Pengabiaan Ilmu Sistem………………………….
2.1.3 Klasifikasi Sistem……………………………..
2.1.4 Karakteristik Sistem……………………………
2.2IlmuBudaya……………………………………                                                                                                                                                                                     2.2.1 Pengertian IlmuBudaya………………………..                                                                                                                                                                           2.2.2 HubunganilmuBudaya                                                                               2.3IlmuInformasi…………………………………..                                                                                                                                                                                 3.2.1 Pengertian Ilmu Informasi……………………..                                                                                                                                                                        3.2.2  Konsep Dasar Sistem Informasi…………………
BAB III Wujud Budaya Dan Informatika
3.1 Sistem Budaya………………………………….                                                                                                                                                                                      3.2 Budaya Dan Informatika…………………………
BAB IV Pandangan Masyarakat…………………………
BAB V Kesimpulan Dan saran…………………………
5.1  Kesimpulan…………………………………..
5.2 Saran………………………………………..

BAB I
Latar Belakang

1.1 Pendahuluan

Melihat perkembangan yang sekarang ini berkembang dengan begitu pesatnya dalam berbagai bidang seperti teknologi informasi yang menggunakan media internet untuk berbagai kegiatan seperti bisnis,pendidikan,dan politik. Yang pada dasarnya berpengaruh terhadap budaya bangsa.Secara definisi  kebudayaan adalah suatu cerminan perilaku pada kebiasaan-kebiasaan masyarakat yang secara tidak langsung berpengaruh pada pribadi bangsa karena dengan kita memiliki kebudayaan berarti kita itu kaya akan sasana budaya.

Dan apalagi sekarang ini kita memasuki era globalisasi yang
Menggunakan teknologi yang terkait dengan sistem informasi, dan juga  sangat berpengaruh bagi kehidupan suatu bangsa. Pengaruh globalisasi ini sangat dirasakan dalam berbagai bidang seperti politik,ekonomi,social dan budaya.Untuk itu kehadiran sistem informasi pada hakikatnya mempelajari tentang sistem yang terkait dalam mengawasi perkembangan budaya.

Pada dasarnya kata sistem bukan saja dipakai pada bidang yang terkait dengan informasi saja tetapi sistem juga dipakai untuk bidang-bidang tertentu seperti sistem budaya bangsa yang secara definisi mempelajari tentang urutan perkembangan ilmu budaya. Sistem yang melekat pada informasi yang secara umum mempelajari tentang perkembangan informasi bangsa sehingga secara tidak langsung bangsa dapat mengatasi perkembangan budaya yang dimiliki sehingga tidak merusak perilaku dan kebiasaan suatu bangsa.

2.1 Tujuan Penulisan

•Meninjau sejauh mana peranan sistem informasi terhadap ilmu budaya dasar.
•Melakukan suatu analisa terhadap perkembangan kebudayaan saat ini dengan    teknologi sistem informasi yang makin lama makin berkembang.
•Memberikan ilmu pengetahuan yang terkait dengan ilmu budaya dasar dan sistem informasi.

3.1 Sasaran Penulisan

Melihat makin berkurangnya minat masyarakat terhadap budaya bangsanya sendiri , maka saya menulis karya ilmiah ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap budaya melalui media informasi dan komunikasi. Sehingga terjaga keutuhan kebudayaan yang telah dilahirkan oleh nenek moyang dan tidak ada lagi kejadian dimana masyarakat lebih mencintai budaya asing dibandingkan dengan budaya sendiri.

BAB II
ILMU YANG TERKAIT DENGAN
ILMU BUDAYA DASAR DAN SISTEM INFORMASI

2.1   ILmu Sistem
2.1.1. Pengertian Ilmu Sistem

Pasti para pelajar diseluruh dunia akan mengenal apa itu sistem,tetapi sesungguhnya sistem itu berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Sistem juga merupakan kesatuaan bagian-bagian yang saling berhubungan dan berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak contoh suatu Negara yang memiliki beberapa elemen dalam membantu upaya melakukan perkerjaan dan semua itu harus ada peran dari penggeraknya yaitu rakyat yang berada  dinegara tersebut. Kata sistem sebenarnya banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kata ini digunakan untuk banyak bidang sehingga  menimbulkan makna yang berbeda.

2.1.2  Pembagian Ilmu sistem

Elemen Sistem

1. Objek  = yang berupa bagian,elemen,ataupun variable ( Huruf/Kata) dapat berupa benda fisik atau abstrak.
2.Atribut  = yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
3.Hubungan Internal  = diantara objek-objek didalamnya.
4.Lingkungan  = tempat dimana sistem berada.

Jenis Sistem  terdiri dari :
Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
• Atas dasar keterbukaan:
o sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
o sistem tertutup.
• Atas dasar komponen:
o Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
o Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.

2.1.3  Kelasifikasi Sistem

Klasifikasi sistem terbagi atas :
a.Sistem Abstrak (Abstract Sistem) dan sistem Fisik (Physical Sistem)
1. sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik contoh : Sistem Teologi.
2.Sistem Fisik adalah sistem yang ada secara fisik. Contoh : sistem computer

b. Sistem Alamiah (Natural System) dan Sistem Buatan Manusia (Human Made System)
1.Sistem alamiah adalah “sistem yang terjadi melalui proses alam dan tidak
dibuat manusia”. (Contoh : Sistem Perputaran Bumi).
2.Sistem buatan manusia adalah “sistem yang dirancang oleh manusia dan
melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin”.(Contoh : Sistem Informasi)

c. Sistem Tertentu (Deterministic System) dan Sistem Tak Tentu(Probabilistic System)
1.Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat
diprediksi, interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan
pasti sehingga keluarannya dapat diramalkan (Contoh : Sistem Komputer melalui program).
2.Sistem tak tentu adalah “sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsure publisitas.

d. Sistem Tertutup (Closed System) dan Sistem Terbuka (Open System)
1.Sistem tertutup adalah “sistem yang tidak berhubungan dan tidakterpengaruh dengan  lingkungan luarnya”. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak diluarnya(kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup), yang ada hanyalah relatively closed system.
2.Sistem terbuka adalah “sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan
luarnya”. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya, sehingga harus memiliki sistem pengendalian yang baik.

2.1.4  Karakteristik Sistem

Karakteristik sitem antara lain :
a. Komponen (components)
Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan  bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen dapat terdiri dari beberapa  subsistem atau subbagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

b. Batas sistem (boundary)
Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan
sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruanglingkup (scope) dari sistem tersebut.

c. Lingkungan luar sistem (environments)
Adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.Lingkungan luar dapat bersifat menguntungkan dan merugikan  Lingkungan yang menguntungkan harus tetap dijaga dan dipelihara,sebaliknya lingkungan yang merugikan harus ditahan dapat dikendalikan,kalau tidak ingin terganggu kelangsungan hidup    sistem.

d. Penghubung (interface)
Merupakan media penghubung antar subsistem, yang memungkinkan sumbar-
sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya.Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya melalui penghubung disamping sebagai penghubung untuk mengintegrasikan subsistem-subsistem menjadi satu kesatuan.

e. Masukan (input)
Adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem, yang dapat berupa masukanperawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).Masukan perawatan adalah energi yang dimasukkan supaya sistem dapat beroperasi, sedangkan masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran. Sebagai contoh di dalam sistem komputer, program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputer dandata adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

f. Keluaran (output)
Adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk  subsistem yang lain. Misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuangan,sedangkan informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.

g. Pengolah (process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan lain menjadi keluaran berupa barang jadi. Sistem akuntansi akan mengolah data-data transaksi menjadi  laporan-laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan oleh manajemen.

h. Sasaran (objectives) atau tujuan (goal)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective).Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.Suatu sistem dikatakan bersila bila mengenai sasaran atau tujuannya.
2.2 Ilmu Budaya
2.2.1. Pengertian Ilmu Budaya

Pada dasarnya setiap bangsa memiliki budaya yang berbeda yang memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan bangsa satu dengan yang lain. Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.

Adapun wujud dari budaya itu sendiri yaitu :
o Gagasan(Wujud Sosial)
o Aktivitas(Tindakan)
o Artefak(Karya)

Pembagian kebudayaan :

1.Kebudayaan material
2.Kebudayaan nonmaterial

Budaya juga dapat dihubungkan dalam beberapa hal ,semua itu dilakukan agar terjalin suatu budaya yang kokoh dan dapat mengangkat bangsanya menjadi lebih maju.Budaya sesungguhnya sangat beragam ada yang berasal dari agama/kepercayaan,penjajahan bangsa lain, dan peninggalan nenek moyang.

Kebudayan menurut wujudnya digolongkan menjadi tiga macam yaitu :
1.kebudayaan berwujud abstrak
2.kebudayaan berwujud konkret; dan
3.kebudayaan berwujud benda (fisik)

Unsur-unsur pokok kebudayaan yang sama dapat dijumpai pada setiap kebudayaan di dunia dinamakan kebudayaan universal (cultural universal)

Tujuh unsur pokok kebudayaaan universal :
1.sistem religi dan upacara keagamaan
2.sistem dan organisasi kemasyarakatan
3.sistem pengetahuan
4.bahasa
5.sistem kesenian
6.sistem mata pencaharian hidup dan
7.sistem teknologi dan peralatan

2.2.2  Hubungan Unsur-Unsur Kebudayaan
Hubungan antara unsur-unsur kebudayaan :

1.Peralatan dan perlengkapan hidup( teknologi )
Teknologi yang menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan. Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian,dan dapat tercipta suatu hubungan yang baik .

2.Sistem mata pencaharian
Perhatian para ilmuwan pada sistem mata pencaharian ini terfokus pada masalah-masalah mata pencaharian tradisional saja, di antaranya: berburu dan meramu,beternak,bercocok tanam di ladang serta menangkap ikan. Semua itu dilakukan pada zaman terbentuknya budaya sehingga tercipta suatu sejarah, yang dapat membangkitkan kita kearah kehidupan yang lebih baik.

3.Sistem kekerabatan dan organisasi social
Kekerabatan dilakukan agar terjalin hubungan social antar sesama manusia.organisasi social dibentuk sebagai sarana agar rakyat dapat membangun bangsa dan negaranya.

4.Keseniaan            Seni tercipta melalui pikiran manusia dalam berkarya untuk diri sendiri dan orang lain. Seni menggambarkan perilaku manusia yang relevan terhadap suatu bidang .

5.Bahasa           Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi dan menyampaikan maksud terhadap lawan bicara. Selain itu tujuan bahasa juga sangat beragam selain untuk berkomunikasi juga untuk , mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

6. Sistem Kepercayaan
Manusia mempunyai pikiran yang berbeda-beda dalam menguasai pikiran alam yang sangat terbatas. Secara alamiah muncul suatu kepercayaan yang tidak terlepas dari penguasa jangat raya . Agama sering kali terintegrasi dengan kebudayaan, agama biasanya memiliki suatu prinsip .Kadang agama juga mempengaruhi keseniaan .

7.Pernikahan             Agama sering kali mempengaruhi pernikahan dan perilaku seksual.sedangakan dalam agama islam dipandang dalam suatu kewajiban. Islam menganjurkan untuk tidak melakukan perceraian, namun memperbolehkannya.
8.Sistem ilmu dan pengetahuan
Secara sederhana, pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia tentang benda, sifat, keadaan, dan harapan-harapan. Pengetahuan dimiliki oleh semua suku bangsa di dunia. Mereka memperoleh pengetahuan melalui pengalaman, intuisi, wahyu, dan berpikir menurut logika, atau percobaan-percobaan yang bersifat empiris (trial and error).

Sistem pengetahuan tersebut dikelompokkan menjadi:
•pengetahuan tentang alam
•pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan di sekitarnya
•pengetahuan tentang tubuh manusia, pengetahuan tentang sifat dan tingkah laku sesama manusia
•pengetahuan tentang ruang dan waktu

3.2 Ilmu Informasi
3.2.1 Pengertian Ilmu Informasi
Sesungguhnya ilmu informasi adalah Bidang ilmu yang mempelajari data dan informasi dan mencakup cara bagaimana menginterprestasi,menganalisa dan mengambil kembali data dan informasi tersebut. Ilmu informasi merupakan dasar dari sebuah analisa komunikasi dan basis data. Jadi dapat kita lihat dengan cara detail bahwa ilmu informasi merupakan bidang interdisipliner yang berkaitan dengan beberapa aspek ilmu Komputer,ilmu perpustakaan dan bidang kognitif dan ilmu social.

3.2.2 Konsep Dasar Sistem informasi
Menurut Barry E Cushing, mendefinisikan informasi adalah sebagai hasil pengolahan data yang diorganisasikan dan berguna bagi orang atau pihak yang menerimanya. Informasi dapat berguna bila mempunyai kualitas yang baik dalam membantu seseorang dalam mengambil keputusan dan dpat menentukan kebijaksanaan-kebijaksaan guna mencapai tujuan organisasi.

Adapun kualitas dari suatu informasi ditentukan oleh karakteristik–karakteristik    sebagai berikut :
1.Akurat (Acurate ) adalah informasi harus benar-benar dapat memberikan suatu kebenaran dan bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.
2.Tepat waktu ( Time Liness ) menjelaskan bahwa informasi yang digunakan merupakan informasi yang telah using dan tidak terpakai lagi. Dan dapat diterima pada masyarakat dengan tepat waktu.
3Sejalan (Relevan) menunjukan bahwa informasi yang disampaikan mempunyai hubungan dengan masalah yang digunakan bersama informasi tersebut
4.Lengkap dapat diartikan bahwa informasi yang disampaikan tidak terpotong-potong sebab akan terpengaruh dalam pengambilan keputusan.
5.Jelas dan lugas dapat diartikan bahwa informasi yang disampaikan jelas sehingga mudah dipahami.

BAB III
Wujud Budaya

3.1 Sistem Budaya
Melihat sistem budaya yang dijalani bangsa Indonesia saat ini yang selalu dikaitkan dengan  sistem hukum. Ini membuktikan bahwa terjaganya sasana budaya bangsa secara murni.Tetapi di sisi lain banyak terjadi kejadian budaya yang asli milik kita ternyata diklaim oleh bangsa lain, misalnya saja seni wayang,reog ponorogo,dan lagu kebangsaan indonesia yang secara asli merupakan milik kita ternyata diakui oleh bangsa lain.

Melihat bangsa Indonesia yang menganut bineka tunggal ika “berbeda-beda tetapi tetap satu jua “ ini membuktikan bahwa kita memiliki beragam kebudayaan yang berpatok pada satu bangsa yakni bangsa Indonesia .Disisi lain dalam wujud menginformasikan kekayaan budaya yang dimiliki maka bangsa Indonesia menggunakan jalur komunikasi yang memanfaatkan sistem informasi agar masyarakat dapat mengenal budaya baik secara langsung maupun tidak langsung.

3.2 Budaya Dan Informatika
Secara definisi budaya adalah cermin prilaku manusia yang sangat beragam dan terwujud dalam bermacam-macam bidang.Sedangkan informatika merupakan salah satu cabang keilmuan yang cukup luas karena hampir mencakup dan terkait dengan berbagai hal tentang kehidupan termasuk budaya. Sebab kumpulan ilmu informatika ini secara spesifik mengolah data menjadi informasi dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi informasi atau computer dalam menggali dan mempertahankan sasana budaya yang telah kita miliki sebagai wujud rasa cinta terhadap bangsa Indonesia.

Bidang ilmu informatika terbagi atas tiga :
1.Teknologi informatika adalah bidang yang mempelajari ilmu teknologi yang terkait pada ilmu computer.
2.Sistem informasi adalah bidang yang mempelajari komponen teknologi khususnya ilmu informasi.
3.Manejement informatika adalah bidang yang mempelajari ilmu yang tekait dengan manejement yang di kelola melalui sebuah teknologi masa kini .
4.Sistem computer adalah bidang yang mempelajari komponen hardware dari teknologi computer.

Budaya di bagi menjadi :
1.Budaya politik
2.Budaya alamiah

BAB VI
Pandangan Masyarakat

Melihat kejadiaan yang terjadi dalam masyarakat sekarang ini. Banyak dari kita khususnya kalangan bawah yang sangat kurang akan kemampuannya dalam membina,melestarikan dan menambah ilmu mereka tentang dasar budaya  budaya yang dimilki bangsa ini. Sebab dalam konteks kejadiaan sekarang ini sering kali terjadi masalah terutama masyarakat dari kalangan bawah yangkurang memilki kemampuan untuk melestarikan budaya yang ada akan tetapi dalam hal ini masyarakat lebih menyukai media yang dapat memberikan dia wawasan tentang ilmu budaya .

Dan menurut masyarakat budaya dan media informasi itu sangat berperan penting dalam meningkatkan dasar budaya yang dimilki bangsa ini terhadap wisatawan asing. Sebagai contoh Bali yang memilki budaya yang sangat kaya dan masyarakatnya pun dapat mengembangkan dan mempertahankan budaya yang dimiliki dengan baik .Oleh karena itu Ilmu budaya dasar dan sistem informasi itu benar-benar mempunyai keterkaitan yang sangat spesifik terhadap budaya bangsa dan menciptakan Negara yang kaya akan sasana budaya.

BAB V
Kesimpulan dan Saran

4.1 Kesimpulan
Melihat begitu bermanfaatnya media informasi dengan perkembangan budaya , dan upaya melestarikan budaya bangsa, guna  untuk mewujudkan masyarakat berbudaya.Maka dapat disimpulkan :
1.Informasi sangat mempengaruhi terciptanya masyarakat dan bangsa yang berbudaya.
2.Cermin dari budaya yang dimiliki bangsa dapat terwujud dari tersedianya media informasi yang dapat ditemui baik secara langsung maupun tidak langsung
3.Bahwa ilmu sistem informasi sangat berpengaruh dalam melestarikan budaya yang dimiliki.

4.2  Saran
Penulisan ilmiah mengenai keterkaitan ilmu budaya dasar dengan sistem informasi ini ditulis untuk melestarikan budaya yang dimiliki melalui media informasi. untuk itu saya menyarankan gunakan media informasi yang ada guna mengakses kebudayaan yang dimiliki agar tidak ada lagi masyarakat yang lebih mencintai budaya asing ketimbang budaya yang dimiliki bangsa sendiri.

Daftar Pustaka :

http://www.google.com
http://www.yahoo.com
http://www.bappenas.co.id
http://www.wikipedia.com
2010.Lampiran buku pedoman.Universitas Gunadarma.Depok
Pramutoko, bayu.2009.Blog Forum Kajian Ilmu.UNISKA.Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: